Menunggu Lahirnya Janin Kekuasaan, Buah Dari Perselingkuhan Politik


Koalisi Acak AdulGegap gempita pesta dansa demokrasi telah usai. Panitya penyelenggara telah memutuskan pasangan pedansa yang terbaik dari hasil pilihan langsung penonton. Sayangnya pilihan tidak dilakukan lewat SMS seperti halnya kontes-kontes unjuk suara dan tubuh yang selama ini diltayangkan di layar kaca.

Baca entri selengkapnya….

About these ads

44 Tanggapan to “Menunggu Lahirnya Janin Kekuasaan, Buah Dari Perselingkuhan Politik”

  1. ami Says:

    semoga tetap ada yang mau menjadi oposisi untuk keseimbangan

  2. ajengkol Says:

    Semua seperti hanya sandirwara dan begitu mahal harganya *sedih*

  3. ajengkol Says:

    Insya Allah Lebaran bisa sowan ke mas dan mbakyu ami

  4. gajah_pesing Says:

    Saia tertarik dengan takjil daripada politik

  5. lovepassword Says:

    Saya melihat tokoh politik kadang jadi mules. Hi Hi Hi

  6. kopral cepot Says:

    Selamat datang Orde Baru Jilid II !!! …
    Wilujeng sumping juragan-juragan .. :)

  7. dobleh yang malang Says:

    blue hanya mengucap selamat datang dech para pejabat baru heheh…………
    selamat malam
    salam hangat selalu

  8. harry seenthing Says:

    ya, begitulah kehidupan kang….sungguh luar biasa

  9. yang-kung Says:

    Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan,namun bagaimana membangun negeri ini dengan baik demi kesejahteraan rakyat banyak.

    salam rahayu.

  10. suryaden Says:

    bagaimanapun panas dan hotnya adegan di layar perak, mereka tetep saja tidak keluar dari sekenario dan tunduk pada sutradara, apalagi sama pak produser… :D

  11. marsudiyanto Says:

    Pusing mikir ulah pemimpin…

  12. kawanlama95 Says:

    wah di ibaratkan seperti main kartu , yang lagi megang kartu bagus berarti sby , wah kalo gitu yang lain nyerah aja . kan menang. atau rame 2 untuk koalisi untuk kritis . jadi komitmen aja terhadap apa yang jadi jualan kampanye.ayo kritis terhadap pemerintahan.kenapa harus takut ga usah gabung sama SBY

  13. ciwir Says:

    oposisi selalu menjadi hal tabu dinegeri ini.
    semua pengen berkuasa…

  14. andif Says:

    kita sebagai rakyat hanya bisa berdo’a saja lah…
    salam

  15. m4stono Says:

    yaaa gitu deh…namanya politik…tidak ada kawan sejati…yang ada cita2 abadi yaitu kekuasaan….keciyan banget bagi yg fanatik mengidolakan salah satu tokoh politik kita…ternyata yg diidolakan gak ada bedanya dengan yang tidak diidolakan…sama2 kemaruk

  16. ~noe~ Says:

    semua dirangkul untuk menciptakan pemerintahan yang kuat. kuat dalam arti eksekutifnya, bukan kontrol legislatifnya. ini orde baru yang legal. dan itu sah-sah saja selama masih konstitusional.
    bukankah modal yang telah dikeluarkan dari awal perhelatan harus bisa kembali dalam satu periode ke depan?

  17. Abula Says:

    judul postingnya sunguhhh menggoda..
    kereeenn …
    Salam Ramadhan Al Mubarok 1430 H
    Salam Hangat Selalu dari AbulaMedia.com

  18. geRrilyawan Says:

    asiiik…dateng pas pembagian kue..
    asal yang dipilih benar-benar profesional dan mampu mengemban amanah dengan baik, dengan tujuan utama untuk kebaikan bangsa ini, saya nggak peduli latar belakang partai politiknya…

    semoga yang memilih bisa lebih bijak…demikian juga yang dipilih.

  19. perigitua Says:

    haddiiirrrrrrrrr….

    hhmmm… akankah nasib rakyat kembali dikorbankan..???
    sett mode ngenessss…**********

    cu…

  20. Sawali Tuhusetya Says:

    permainan politik memang belum usai, mas itempo[eti. setidaknya, para politisi yang dulu merasa punya jasa besar dalam proses pemenangan sang penguasa akan menggunakan kartu truf-nya utk menagih janji. kita sudah sama2 maklum bagaimana kualitas para politisi kita yang (nyaris) tak pernah memiliki fatdoen, wisdom, dan kearifan berpolitik. yang mereka butuhkan adalah bagaimana mereka tetap bisa ikut berdansa sambil mernikmati kue kekuasaan yang selama ini memang mereka impikan. doh!

  21. genthokelir Says:

    kalo sebegini menganalisdanya jadi ngeri mas wakakaka
    salam untuk para politisi yang haus dengan perselangkangan
    met puasa mas

  22. tuyi Says:

    Saya ga’ suka politik…, soalnya banyak janji-janji yang diumbar…
    Dan kerap kali bingung dengan kebijakan yang mereka gulirkan..

  23. budisan68 Says:

    sampean, ki puasa-puasa kok ngrasani, malah sing dirasani para tikus yang sedang maen poli. kok ya ada ya poli-tikus, mbok ya ada juga poli-blogger

  24. RainTurb Says:

    wah, semoga saja tidak terjadi hal yang merugikan rakyat

  25. mas8nur Says:

    Hayah….namanya juga politik, dari dulu begitu…….

  26. Pradna Says:

    dadi pengen didhum sedikit kue kekuasaannya…terserah lah mo dijadiin menteri apa saja, saya manut dan siyap :lol:

  27. novi cuk lanang Says:

    tetap semua akan ada akhirnya koq mas.. walau mungkin harus dengan bala’ yang namanya kiamat :D

  28. lawan.us Says:

    knapa segh ga penah bhti munkin hingga suatu saat nanti hilang yang nmanya kekuasaan tiap hari politik n kekuasaan pussiiing

  29. guskar Says:

    periode kedua kekuasaan tinggal menikmati hasil jerih payahnya bukan?

  30. endar Says:

    waduh kalau begitu kapan waktunya buat mikir rakyat

  31. perigitua Says:

    haddiirrr….
    malam2 mengunjungi sahabatku sayang… adakah secangkir kopi tuk menghangatkan badan…

    cu………

  32. arifudin Says:

    semoga para pejabat yang diatas dapat memberikan yang terbaiak bagi rakyat ;)

  33. SQ Says:

    yang lebih menarik, babak baru ini dibuka dengan begitu banyak “kasus”: Diklaimnya beberapa budaya nusantara oleh negeri jiran: yang sayangnya: terkesan di dramatisir hingga berlarut-larut: skandal Bank Century: isu teroris yang melebar kemana-mana:

    satu saja intinya, apapun itu: Mulai dari sekarang, bangsa ini harus menjadi bangsa yang lebih berkarakter, disiplin dan tegas. Berhenti No Action Talk Only. Saatnya berbuat sekecil apapun demi negeri tercinta!

  34. omagus Says:

    tampaknya kue itu bener-bener enak dan nikmat. Sehingga lawanpun berusaha sebaik mngkkin memperbaiki raut muka supaya terlihat seperti kawan.
    tapi memang di indonesia kayaknya hal yang tabu untuk menjadi oposisi. hanya untuk gertakan dan abang-abang lambe doang..!

  35. dwijonarko Says:

    lha dikasih posisi enak ya sapa yang nolak hehehe

  36. fashion and style Says:

    selamat datang pejabat baru……jangan korupsi yaaaaaaaaa

  37. Eka Situmorang - Sir Says:

    Semoga saja amandemen itu tidak terjadi ya pak..
    mau dibawa kemana bangsa ini…

  38. Andy MSE Says:

    mumet ndasku maca sing ngene iki!
    kabotan

  39. haris ahmad Says:

    wah politik kok bisa selingkuh….emang jaman selingkuh yah??

  40. zipoer7 Says:

    Salam Takzim
    wh bangga bos saya masuk bursa, kudo’akan agar bangga ini tidak pupus wahai Prof. DR Jhoni Soedarsono DEA
    Salam Takzim

  41. brand Says:

    semoga yang di lahirkan benar2 bisa menjadi penguasa yang bijak.. jangan tambah memparahlkan pemerintahan kita…

  42. sonomasagehill Says:

    I’m gone to inform my little brother, that he should also pay a quick
    visit this website on regular basis to take updated from latest news update.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.165 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: