Menunggu Lahirnya Janin Kekuasaan, Buah Dari Perselingkuhan Politik


Koalisi Acak AdulGegap gempita pesta dansa demokrasi telah usai. Panitya penyelenggara telah memutuskan pasangan pedansa yang terbaik dari hasil pilihan langsung penonton. Sayangnya pilihan tidak dilakukan lewat SMS seperti halnya kontes-kontes unjuk suara dan tubuh yang selama ini diltayangkan di layar kaca.

Baca entri selengkapnya….

Advertisements

45 thoughts on “Menunggu Lahirnya Janin Kekuasaan, Buah Dari Perselingkuhan Politik

  1. semoga tetap ada yang mau menjadi oposisi untuk keseimbangan

  2. Semua seperti hanya sandirwara dan begitu mahal harganya *sedih*

  3. Insya Allah Lebaran bisa sowan ke mas dan mbakyu ami

  4. Saia tertarik dengan takjil daripada politik

  5. lovepassword 31/08/2009 — 18:03

    Saya melihat tokoh politik kadang jadi mules. Hi Hi Hi

  6. Selamat datang Orde Baru Jilid II !!! …
    Wilujeng sumping juragan-juragan ..
    🙂

  7. blue hanya mengucap selamat datang dech para pejabat baru heheh…………
    selamat malam
    salam hangat selalu

  8. ya, begitulah kehidupan kang….sungguh luar biasa

  9. Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan,namun bagaimana membangun negeri ini dengan baik demi kesejahteraan rakyat banyak.

    salam rahayu.

  10. bagaimanapun panas dan hotnya adegan di layar perak, mereka tetep saja tidak keluar dari sekenario dan tunduk pada sutradara, apalagi sama pak produser… 😀

  11. Pusing mikir ulah pemimpin…

  12. wah di ibaratkan seperti main kartu , yang lagi megang kartu bagus berarti sby , wah kalo gitu yang lain nyerah aja . kan menang. atau rame 2 untuk koalisi untuk kritis . jadi komitmen aja terhadap apa yang jadi jualan kampanye.ayo kritis terhadap pemerintahan.kenapa harus takut ga usah gabung sama SBY

  13. oposisi selalu menjadi hal tabu dinegeri ini.
    semua pengen berkuasa…

  14. kita sebagai rakyat hanya bisa berdo’a saja lah…
    salam

  15. yaaa gitu deh…namanya politik…tidak ada kawan sejati…yang ada cita2 abadi yaitu kekuasaan….keciyan banget bagi yg fanatik mengidolakan salah satu tokoh politik kita…ternyata yg diidolakan gak ada bedanya dengan yang tidak diidolakan…sama2 kemaruk

  16. semua dirangkul untuk menciptakan pemerintahan yang kuat. kuat dalam arti eksekutifnya, bukan kontrol legislatifnya. ini orde baru yang legal. dan itu sah-sah saja selama masih konstitusional.
    bukankah modal yang telah dikeluarkan dari awal perhelatan harus bisa kembali dalam satu periode ke depan?

  17. judul postingnya sunguhhh menggoda..
    kereeenn …
    Salam Ramadhan Al Mubarok 1430 H
    Salam Hangat Selalu dari AbulaMedia.com

  18. asiiik…dateng pas pembagian kue..
    asal yang dipilih benar-benar profesional dan mampu mengemban amanah dengan baik, dengan tujuan utama untuk kebaikan bangsa ini, saya nggak peduli latar belakang partai politiknya…

    semoga yang memilih bisa lebih bijak…demikian juga yang dipilih.

  19. haddiiirrrrrrrrr….

    hhmmm… akankah nasib rakyat kembali dikorbankan..???
    sett mode ngenessss…**********

    cu…

  20. permainan politik memang belum usai, mas itempo[eti. setidaknya, para politisi yang dulu merasa punya jasa besar dalam proses pemenangan sang penguasa akan menggunakan kartu truf-nya utk menagih janji. kita sudah sama2 maklum bagaimana kualitas para politisi kita yang (nyaris) tak pernah memiliki fatdoen, wisdom, dan kearifan berpolitik. yang mereka butuhkan adalah bagaimana mereka tetap bisa ikut berdansa sambil mernikmati kue kekuasaan yang selama ini memang mereka impikan. doh!

  21. kalo sebegini menganalisdanya jadi ngeri mas wakakaka
    salam untuk para politisi yang haus dengan perselangkangan
    met puasa mas

  22. Saya ga’ suka politik…, soalnya banyak janji-janji yang diumbar…
    Dan kerap kali bingung dengan kebijakan yang mereka gulirkan..

  23. sampean, ki puasa-puasa kok ngrasani, malah sing dirasani para tikus yang sedang maen poli. kok ya ada ya poli-tikus, mbok ya ada juga poli-blogger

  24. wah, semoga saja tidak terjadi hal yang merugikan rakyat

  25. Hayah….namanya juga politik, dari dulu begitu…….

    1. Will there be a part two some time in the future? Prepare an agenda. Data and Research is just about everything. A ton of info to think about. You seem to really understand who you really are deep down.

  26. dadi pengen didhum sedikit kue kekuasaannya…terserah lah mo dijadiin menteri apa saja, saya manut dan siyap 😆

  27. tetap semua akan ada akhirnya koq mas.. walau mungkin harus dengan bala’ yang namanya kiamat 😀

  28. knapa segh ga penah bhti munkin hingga suatu saat nanti hilang yang nmanya kekuasaan tiap hari politik n kekuasaan pussiiing

  29. periode kedua kekuasaan tinggal menikmati hasil jerih payahnya bukan?

  30. waduh kalau begitu kapan waktunya buat mikir rakyat

  31. haddiirrr….
    malam2 mengunjungi sahabatku sayang… adakah secangkir kopi tuk menghangatkan badan…

    cu………

  32. semoga para pejabat yang diatas dapat memberikan yang terbaiak bagi rakyat 😉

  33. yang lebih menarik, babak baru ini dibuka dengan begitu banyak “kasus”: Diklaimnya beberapa budaya nusantara oleh negeri jiran: yang sayangnya: terkesan di dramatisir hingga berlarut-larut: skandal Bank Century: isu teroris yang melebar kemana-mana:

    satu saja intinya, apapun itu: Mulai dari sekarang, bangsa ini harus menjadi bangsa yang lebih berkarakter, disiplin dan tegas. Berhenti No Action Talk Only. Saatnya berbuat sekecil apapun demi negeri tercinta!

  34. tampaknya kue itu bener-bener enak dan nikmat. Sehingga lawanpun berusaha sebaik mngkkin memperbaiki raut muka supaya terlihat seperti kawan.
    tapi memang di indonesia kayaknya hal yang tabu untuk menjadi oposisi. hanya untuk gertakan dan abang-abang lambe doang..!

  35. lha dikasih posisi enak ya sapa yang nolak hehehe

  36. selamat datang pejabat baru……jangan korupsi yaaaaaaaaa

  37. Semoga saja amandemen itu tidak terjadi ya pak..
    mau dibawa kemana bangsa ini…

  38. mumet ndasku maca sing ngene iki!
    kabotan

  39. wah politik kok bisa selingkuh….emang jaman selingkuh yah??

  40. Salam Takzim
    wh bangga bos saya masuk bursa, kudo’akan agar bangga ini tidak pupus wahai Prof. DR Jhoni Soedarsono DEA
    Salam Takzim

  41. semoga yang di lahirkan benar2 bisa menjadi penguasa yang bijak.. jangan tambah memparahlkan pemerintahan kita…

  42. I’m gone to inform my little brother, that he should also pay a quick
    visit this website on regular basis to take updated from latest news update.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close