Perhelatan Musyawarah nasional Partai GOLKAR baru saja usai. Seperti yang sudah dianalisa sejak awal, Ir. Aburizal ‘Ical’ Bakrie akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum untuk Periode 2009-2014 menggantikan M. Jusuf ‘JK’ Kalla.
Naiknya Ical menjadi Ketua Umum Partai GOLKAR tentu berbeda situasinya dengan ketika JK naik menjadi Ketua Umum di tahun 2004. JK naik menjadi Ketua Umum…
Memasuki bulan Ramadhan, bulan yang penuh dengan maghfirah, ijinkan kami sekeluarga pada kesempatan ini menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin yang mendalam kepada seluruh pembaca khususnya kawan-kawan blogger yang selama ini sudah meluangkan waktu untuk berkomentar di blog ini atas segala khilaf ucap dan tindak baik sengaja maupun yang tidak disengaja. Semoga Allah SWT memberikan ampunan atas segala kesalahan dan dosa kita. Amien Ya Rabballalamien…
Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1430H/2009M
Kata-kata MERDEKA pernah menjadi begitu sakral dan mewarnai hari-hari awal perjalanan bangsa ini. Begitu banyak jargon, semboyan dan seruan yang menggemakan kata MERDEKA dalam berbagai bentuk dan kesempatan seperti antara lain, MERDEKA ATAOE MATI !, SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA !. Bahkan Preambule Undang-Undang Dasar 1945, dalam Alinea pertama kalimat pertama, secara tegas mencantumkan, “Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa…”.
Noordin M Top dan Osama bin Laden adalah dua nama yang menjadi icon terorisme belakangan waktu ini. Setiap kali ada bom meledak, ujung-ujungnya selalu bermuara ke salah satu dari keduanya. Mereka berdua berhasil meraih prestasi sebagai ‘number one public enemy of humanity‘.
Peristiwa ledakan bom terjadi lagi di Indonesia. Peristiwa tersebut terjadi hari ini Jum’at, 17 Juli 2009 tepat pukul 7.45 dan 7.47 berselang dua menit di dua hotel yang terletak di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Kedua hotel, JW Marriot dan Ritz Carlton menjadi sasaran dari aksi peledakan bom yang diduga dilakukan dengan bunuh diri. Sampai dengan tulisan ini dibuat sudah tercatat korban meninggal sebanyak 9 orang.
Berita dari tetangga mengabarkan bahwa majelis hakim membatalkan dakwaan JPU terhadap Prita Mulyasari. Ini menandai akhir kisah tragedi ketidakadilan hukum yang dilakukan negara terhadap warganya yang bernama Prita Mulyasari dengan happy ending.
Bangsa yang hidup di Bhumi Nuswantara ini adalah bangsa yang besar. Itu dulu, tatkala masih ada nama-nama besar Sriwijaya, Pajajaran, Ternate, Gowa, Kutai dan Majapahit. Tapi kini, ratusan tahun kemudian, setelah nama-nama tersebut tinggal hanya menjadi torehan tinta emas sejarah, bangsa yang sudah menyatu dan berganti nama menjadi Indonesia ini malah mencapai titik nadir terendahnya.

Di sebuah kedai kopi pojok jalan di sudut perkampungan kumuh kota Jelata, seperti biasanya, beberapa orang asyik berbincang sambil menikmati setiap sruputan kopinya masing-masing. Dua orang berjalan memasuki kedai kopi lalu duduk mengambil tempat di sudut. Setelah selesai memesan kopi, seorang dari mereka mulai membuka percakapan.