Windows Imperialism

66 pemikiran pada “Windows Imperialism”

    1. @senoaji
      nyawer=oligopoli eksploitasi

      @ami
      tentu saja diajeng…

      @endar
      gak pegel linux… tapi pecel linux…
      wakakakakakak…😀

      @omagus
      sabar Boss… tgl 24 saya sudah di Jakarta…

      @suryaden
      Bill Gates lupa bahwa apapun yang terjadi itu terjadi atas kehendakNYA…
      Bill Gates lupa bahwa apa yg dia capai saat ini tanpa sepeser pun uang yang dia keluarkan untuk mendapatkan ijin dari Sang Pencipta…

      @lilliperry
      amankan dulu data2 yang ada…
      jangan lupa dipartisi sebelum install…
      selamat berngoprek ria…😀

  1. gerakan indonesia go open source, sudah ada niat dari bangsa ini untuk keluar dari jeratan kolonialisme dan imperialisme di dunia perkomputeran. bukan begitu kang?

  2. sengtuju……. jangan sampai kita terdoktrin penggunaan windows yang berujung pada pemakaian windows bajakan yang merugikan pihak bill gates.
    Pemakaian OS open source seperti yang di sebutkan di atas bia menjadi suatu solusi cerdas era terkini. penggunaan ubuntu dan teman-teman mulai merebak menyaingi windows. Dan yang lebih penting itu semua free, jadi tidak usah merasa melanggar lisensi. Sejak beberapa waktu yang lalu saya sendiri terprovokasi untuk menggunakan ubuntu. Karena downloand dengan tjap bledheg yang laumayan lama dan gagal menunggu kang mahendra balik ke jakarta. Tinggal meghitung hari untuk menuggu kiriman si sipit.

    1. @marsudiyanto
      waaaahhhh…, juragane lagi inspeksi…
      hlaaa yo jelas to kang… itempoeti kuwi rak yo warna…
      wakakakakak…😀

      @kopral cepot
      waduuuuhhh… kayaknya belum pulih bener nich kesehatannya…
      kalau skrg sudah pakai windows yg genuine ya sok mangga diteraskeun…
      tapi kalau masih pakai yang bajakan ya sebaiknya ganti aja dgn Linux…
      negara kita kan belum melegalkan barang bajakan…
      wakakakakak…😀

      @anjlog
      satu lagi testimoni diberikan…
      jadi untuk yang ingin membuang windows bajakannya, tak ada lagi yang perlu dikuatirkan…

      @cah sholeh
      No Windows…
      No Gates…
      It’s open…
      No Bill…
      It’s free…

      @Andy MSE
      yo mbok ngono… nek komen sing serius… wakakakakak…😀

      Intellectual Property Right adalah salah satu cara kapitalisme barat untuk mengendalikan perkembangan teknologi dengan maksud menjaga supremasi dan hegemoni yang selama ini sudah mereka capai.

      Salute untuk Linus Torvalds sang penulis kernel linux. Bersyukur dia tidak tinggal di Indonesia karena mungkin nasibnya akan sama dengan “kalau anak muda di sini, ketidak-mampuan serupa diikuti oleh mbajak dan nge-crack (doh)”.

      Atau mungkin nasibnya akan berakhir seperi Djoko Suprapto sang penemu ‘Banyugeni’.

  3. manggut-manggut … masih cemberut … belon bisa udut ..🙂

    Membeli produk OS Windows resmi buatan Microsoft, sama saja dengan menempatkan bangsa ini kembali seperti ketika VOC berkuasa di Nuswantara.

    jd hrs gimana dunk?? musti ganti yach ?

  4. Sejujurnya saya adalah orang yang menghormati HAKI, jadi sebetulnya tidak masalah bagi saya bilamana ada yang mampu membeli operating system dan software legal. Namun, di Indonesia dari dulu sampai sekarang banyak orang berkelakuan mbajak seenaknya tanpa merasa bersalah… Mungkin ada yang beranggapan bahwa hak cipta adalah milik Tuhan semata. Itu sah-sah saja, sepanjang tidak diikuti perilaku membajak.
    “Semua itu hanyalah masalah moral”, itu yang selalu saya sampaikan kepada pengguna barang bajakan, juga ketika ada yang bertanya mengapa saya menggunakan FOSS. Di atas itu, baru masalah penghematan devisa, melepaskan dari kungkungan imperialisme gaya baru, dan lain sebagainya.
    Seorang anak muda yang sangat saya kagumi, di akhir 80an sampai awal 90an, karena terdorong oleh ketidak-mampuan untuk membeli OS legal nan mahal, padahal dia sangat menghormati HAKI, akhirnya menggagas sebuah OS yang bebas dipakai bahkan sampai kode-sumbernya pun bebas dipakai dan dimodifikasi oleh banyak orang. Orang itu adalah Linus Torvalds, sang penulis kernel Linux…
    *kalau anak muda di sini, ketidak-mampuan serupa diikuti oleh mbajak dan nge-crack* (doh)
    **tumben saya komen agak serius ya?** hehehe

  5. Sayangnya masih ada beberapa vendor hardware yang masih begitu setianya ke wiwin$. Salah satu contohnya ya lepi saya itu yang berchipset SIS.

    Mau nyoba distro linux aja susahnya minta ampun. Apalagi kalo mo nyoba efek 3Dnya (doh)

    Moga2 mereka segera support.

    1. @superaman
      laptopku yang cuma merk odong2 aja bisa Kang… wakakakakak…😀
      udaaaahhhh… ganti aja merk odong2 kayak saya punya…😀

      @dedekusn
      kang, justru dengan ngoprek2 malah jadi tambah pinter seperti apa yang disampaikan Andy MSE…
      bukan begitu kang Dede? wakakakakak…😀

      @ciwir
      gak dimoderasi hlooo… kalau hilang jangan salahkan diriku….😀
      bagus itu kalau setuju… wakakakak…😀

      @Andy MSE
      berkat komenmu aku bisa membalas komentarnya kang Dede dengan memuaskan…
      wakakakakakak…😀

  6. babagan windows kuwi ber-HAKI ato ora aku ora uruss….
    mung sing tak urus, kenapa aku nganggo linux amergo pancen pengen nganggo…
    kadang2 aku yo nganggo mesin tik manukwal barang…
    tapi aku setujuh nek windows kuwi imperialis neoliberalis kapitalis…

  7. ops… mau isih kurang no windows ya??
    jan-jane aku saiki radha alergi nyebut jendela kuwi… blass ora marakke pinter, terlalu banyak dimanjakan…

    @dedekusn: ngoprek itu meningkatkan pemahaman akan mesin/peralatan dan os/aplikasi yang dipakai. mungkin di awal-awal terkesan membuang waktu, namun kerja selanjutnya akan lebih efektif…
    bayangkan apabila anda menginstall jendela dan kebetulan tidak punya driver untuk komputer anda. pasti menyebalkan. di Linux itu jarang terjadi… bilamana terjadi, pasti dpt diatasi dengan cepat.

  8. http://www.zencafe.web.id/
    ini juga termasuk favorit saya (karna ringan,didevelop maestro2 Indonesia juga,fur internet-cafe,dan menggemaskan), soalnya pertama pegel-linux juga pake ini..meski pas itu aku pake zencafe 1.2 dan belum begitu stabil (sering crash), sekarang siap-siap make yg versi 2.0 lagi. Sudah aku install, tinggal oprek dan operasi lebih lanjut. Tetap seperti dulu, Zencafe masih powerfull buwat Pentium 3-an dgn RAM cuma 128 (menghidupkan kompyuter2 jadul).

    malah tekan ngendi2 (doh),
    sepakat,sepakat…
    apalagi kalo dah berbicara buat kantur-kantur,bakal panen raya Microsoft dari 1 kantor aja. Mangkanya,semangkin banyak kantur (termasuk kantur si “ehm”) yang dgn cerdas milih menginvestasikan buat pelatihan linux bagi karyawannya dibanding membeli windows buat kanturnya.

    1. @Pradna1
      lupa masukin zencafe…
      makasih udah dilengkapi lagi datanya dengan zencafe…
      apalagi memang cocok untuk spesifikasi Pentium 3 dgn RAM 128.
      mungkin laptopnya superaman lebih cocok pakai zencafe karena nampaknya kok gak ubuntu friendly…
      hihihihihihi…😀
      1 kantor berapa komputer? walaupun anda yang windows yang corporate edition, tetap aja lebih mahal ketimbang FOSS…

      @Pradna2
      yaaa… yaaa… yaaa…
      cocok banget tuch…
      *berdoa-nyalakan-pake-oprek-selese-matikan*

  9. (nambah, ben melu saingan top komen)
    dulu pake produk MS (yg baik OS,program dan game-nya memang user-friendly…muahal kl gak user-friendly yo kebangeten), siklusnya seperti ini :
    *nyalakan-pake-selese-matikan

    pake oss, tambah 2 tp manfaatnya luar biasa (karna jadi tau,jeroannya software kompyuter):
    *berdoa-nyalakan-pake-oprek-selese-matikan

  10. :;saya belum ketemu keterhubungan cerita pemerintahan, Bill gates dan produk OS computer ini..pada paragraf yg mana ya..? bisa diceritaka secara sederhana saja..payah osku agak lemot..bahkan pentiumpun belum…

    1. @zal
      hubungannya baik2 dan rukun2 aja…😀

      @boyin
      windows xp 4 ribu rupiah? asal genuine sich ok2 aja…😀

      @ajengkol
      halloooo mbakyu….
      ini gapteknya bukan karena ketularan suwung kaaaannn???
      sugeng rawuh dan selamat bergabung kembali…😀

  11. untung banyak temen2 IT kita yang suka melakukan kemudahan buat orang lain. window Xp saya seharga Rp.4000 saja itu pun dapet nyewa ditempat penyewaan…

  12. pokoke maju terus komunitas open source indonesia.
    btw, thanks sarannya instal ubuntunya di blogku, kang. malah aku jarang ngeklik halaman di blogku sendiri. tahu2 sudah banyak komeng di sana😀

    1. @noe
      pantesan kok gak ada kabarnya…😀

      @linda belle
      mungkin emang speednya yang lagi rendah… kalau malem2 pasti lancar dech…😀

      @kangBoed
      alhamdulillah baik…
      salam damai dan sayang…😀

      @pakne galuh
      sepertinya kok begitu yaaa…😀

      @olip
      pa kabar lip?
      asal jangan yang bajakan aja…😀

    1. @Bisnis Online
      met malam…😀
      sering2 yaaa….

      @ajengkol
      kadosipun kok mboten saget mbakyu…😦

      @mel
      hlooo kok jadi pusing?
      jangan dooong…😀

      @kangBoed
      ada kok… gak jauh2…
      salam sayang juga…😀

      @Andy MSE
      iki kok malah dodolan bumbu dapur… (kepruk2)
      wakakakakakak…😀

      @jerzz
      thanks for spamming…
      yes.., I will…😀

      @haris
      terus kenapa sekarang jadi kebalik?

      @ohdediku
      kalau ada masalah dengan linux.., banyak kok teman2 yang dengan senang hati akan membantu..😀
      salam linux sejati…😀

  13. saya masih memakai windows bajakan. he2. tapi dlm sejarahnya, hak kekayaan intelektual memang sebenarnya digunakan utk menyebarkan pengetahuan, bukan membatasi, apalagi mengomersialkan. ada orang2 tertentu dl yang dikasih HAKI utk bidang tertentu, dg syarat mereka menyebarkan pengetahuan mereka tsb. stlh masa mereka menyebarkan pengetahuan habis, HAKI dicabut dari mereka. sekarang, karena sistem, soalnya jadi kebalik.

  14. Jujur saya masih 90% dalam berlinux ria…
    dikarenakan ada “hal” yg sangat2 tidak bisa
    dipecahkan dan “hal” tersebut sangat vital buat saya
    terpaksa…oh, terpakssaaa…..😀

    Salam Linuxer….

  15. Hmm..
    Saya rasa ndak sampe segitunya mas..
    Karena tak ada pemaksaan yg terjadi..
    Karena masih ada pilihan lain..
    Linux misalnya..
    Btw, imperialism uda ndak jaman lagi..
    Hajar imperialism pokoknya..
    Hehehe..😀

    1. @Budi Hermanto
      lupa saya… sekarang bukannya lagi jaman imperialisme…, tapi jamannya clubbing dan sex after lunch…
      memang dahsyat mereka melakukan cuci otak.., sampai2 yang dijajah gak merasa kalau dijajah…
      wakakakakakak…😀

      @celetukan segar
      ini bukan lagi celetukan segar…, tapi celetukan cerdas… TOP!!!

      @Hanita
      itu tindakan yang cerdas…

      @celotehanakbangsa
      itu juga perlawanan… tapi lebih elegan lagi kalau memang putus hubungan dengan windows…😀

    1. @kampoengkoe
      yang jadi soal, penggunanya sudah terjajah kesadarannya…😀

      @kawanlama95
      setuju… yang membuat berbahaya itu karena muncul ketergantungan…😀

      @faza
      hebaaaatttt… beredar terus…
      emang bener… ngoprek rasanya lebih grrreeeeng…😀

      @mikekono
      hallo Bro…
      baik-baik aja… alhamdulillah…
      sukses juga yaaa…😀

      @Kuliah Gratis
      Open Source bikin kita lebih open mind…😀

      @geRrilyawan
      belum terlambat untuk memulai…
      asal ada kemauan untuk belajar…
      gak sulit kok…😀

  16. sehinga akhirnya kita pun memakai produk luar dan kitapun menjadi ketergantungan pada produk mereka. jadi kapan ya kita berdikarinya. atau paling tidak kaya singapura jadi calo produk ajah biar kaya dengan selisih keuntungan

  17. pinginnya sih saya segera terbebas dari cengkeraman kaum kapitalis dan imperialis bill gates dan sekutunya, mas itempoeti. tapi saya belum sanggup keluar dari gurita mereka. sadar kalau saya belum punya senjata dan kekuatan utk melawannya, hiks, sedih!

  18. Hi there, I found your web site by way of Google whilst looking for a similar topic, your website got here up, it appears to be like great. I have bookmarked to favourites|added to my bookmarks.

  19. I feel this is one of the most important info for me. And i am happy studying your article. However should remark on few common things, The web site style is ideal, the articles is in point of fact great : D. Good job, cheers

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s