Harga Sebuah Popularitas

7 pemikiran pada “Harga Sebuah Popularitas”

  1. memang kadang popularitas orang terdekat menjadi senjata paling ampuh untuk para caleg untuk menjaring masa,tanpa mereka sadari mereka telah memulai kemaksiatan politik demi diri sendiri
    ——————–

    Seerrreeeeeeemmmm….. Wkwkwkwkwkwk….. Pertamax nich……😀

  2. wakakak…
    boleh-boleh… untuk marketing, sepanjang kita tidak merasa dipaksa, narsis kayak gitu oke juga, tapi tidak boleh marah juga kalo fotonya dibakar atau dikencingi orang, atau malah ditempel di kamar mandi untuk pengiring lagu halo2 bandung….

    kekekkeke… sip…
    ———————

    Kayaknya pilihan yang terakhir tuch yang paling potensial….. Tapi di-croping dulu doooooong….. Wkwkwkwkwkwk…..😀

  3. wahahaha kayak gini minta dipilih!! wong percaya diri aja ga punya. maap pak Rapi, maapin saya paaak
    ——————–

    Saya maafkan… Habis mau gimana lagi…, banyak artis terkenal bisa jadi anggota DPR dan Bupati/Wakil Bupati. Sementara saya bukan artis…, yang jadi artis kan anak saya… Hihihihihihi….😀

  4. duh, kenapa banyak caleg yang ndak pede, dan suka nampang pada popularitas orang lain, yak? kok jadi lucu dan konyol. baliho politik sdh bikin polusi lingkungan, masih ditambah dg poster2 yang ndak jelas maksudnya
    ———————

    Pede atau gak pede…., polusi atau gak polusi lingkungan…., yang penting dapat suara sebanyak-banyaknya demi kekuasaan dan jabatan yang mentereng…. Hihihihihihihi….😀

  5. bugis……………..
    dmana……………………..
    kok pake La………..
    kayak buton……………..
    tenggara………
    ——————–

    Jadi yang benernya gimana?

    Makasih dah mampir dan komentarnya…🙂

  6. wah , , bener-bener deh ampe segitunya . enggak nawarin visi dan misi malah nawarin selebritis . calon pemimpin enggka bener nih . *geleng-geleng kepala dan ketawa ngakak jika ada yang milih gara-gara ngeliat spanduk yang satu ini*
    —————-

    Inilah potret wajah demokrasi kita.😦

  7. wahhhhhhhhh….. itu poster asli ga?
    emang beliau ga punya misi-visi selain mengorbitkan putrinya?

    sorry kalau agak aneh pendapat saya tapi awalnya saya kira poster itu sobekan sebuah koran gosip…
    —————–

    Memang aslinya seperti itu, bukan sobekan koran gosip.

    Mungkin terbalik…, putrinya yang mengorbitkan ayahnya. Tabik…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s