Akhir Waktu

21 pemikiran pada “Akhir Waktu”

  1. kunci dulu…
    ——————-

    Pancen TOP MARKOTOP boloku sing siji iki… Dimana-mana finish nomer siji… Seneng aku disambangi bolo kurowo… Hehehehehe….πŸ˜€

  2. hhhhhhh .. tarik nafas …. so sad …
    ——————-

    Tak banyak kata yang bisa terucap ketika melihat apa yang terjadi sekarang di muka bumi…😑

  3. memang rasanya sekarang sudah seperti mendekati armageddon, tapi sepertinya yang mau berkiamat adalah para setan-setan kecil dan yang besar, karenanya selain mereka itu juga merasakannya hanya lebih tabah dan yakin bahwa itu bukanlah kiamat besar yang akan meluluh lantakkan semuanya, karena masih banyak orang yang bertakwa dan yakin kepada yang bukan itu…

    walah ngomongya sampae kewolak-walik…
    puisimu bagus nian mas…
    two thumbs up…
    ——————-

    Alam berputar semakin cepat menciptakan daya efek sentrifugal dan sentripetal… Ada yang terlempar dari putaran dan ada yang tersedot semakin jauh dalam putaran alam.

    Alam yang menseleksi… Sing salah seleh.., sing bener jejer.. Yang salah diletakkan.., yang bener ditegakkan.. Siapa menanam, dia yang mengunduh.. Ngunduh wohing pakartine dewe2.., memetik buah pekertinya masing2… Nuwun…πŸ˜‰

  4. hmmmm..[rodo mikir (red:agak mikir), karo matane kedap kedep (red:sambil matanya kedap-kedip)]… hmmmm..[irunge sentrap sentrup (red:hidungnya kembang kempis), batuke cenat cenut (red:kepalanya nyut-nyutan)]….hmmmm…[sirahe wis ngglinding separo (kepalanya dah gelinding setengah), mergo saking mumete (karena saking pusingnya)]…hmmmm…[ADEGAN INI TELAH DISENSOR SEPERLUNYA UNTUK MENGHINDARI TINDAKKAN2 YANG DINILAI TERLALU LUCU BAGI UMUR DIBAWAH 60th]..

    3 jam kemudian

    wahhh apik apik apik tenan, tidak ku sangka dirimu sebegitu dahsyatnya, mentautkan kata2 menjadi beribu2 pemaknaan akan akhir jaman.. satirr dab! wkwkwkwkwkwkwkwk

    nb:goleki sing jogo wc (red:nyari yang jaga WC), pipis ra digebyur (kencing gak disiram), wis ngono ra ngleboni kotak kerbersihan meneh red:dah gitu gak masuk uang ke kotak kebersihan), weleh weleh weleh..

    Asem (red:makian) suryaden jepat pertamaxxx sikik, tunggu pembalasanku…ciaattttt!!! trutuk trutuk trutuk trutuk…

    nb:mas mahendra pok terjemake dewe yo (red:mas mahendra terjemahin sendiri ya), wkwkwkwkwkwkwkwk *ngacirrrr*
    ——————-

    Bapak2 dan ibu2 sekalian…, ini salah satu contoh tamu yang ngerjain tuan rumah… Ngasih komentar pakai bahasa Jawa tapi harus diterjemahkan sendiri sama yang punya blog… Wuuuueeeedddaaannnn tennaaannnn (gila bener)….., langsung amblas cahe (langsung hilang orangnya)…

    Kalah ndikik karo Suryaden (kalah dulu sama Suryaden)…, wong kuwi duwe radar (orang itu punya radar)… Dadi ngerti wae nek ono postingan anyar nang tonggone (jadi ngerti aja kalau ada postingan baru di tetangganya)…. Hihihihihihi….

    Aku arep mbayar sing jogo ora ono susuke (Saya ingin bayar tapi yang jaga gak punya kembalian)…., dadi pipise tak jupuk meneh (jadi kencingnya saya ambil lagi)… Wakakakakakakakak….

    Aku dewe yo nggumun (saya sendiri heran).., bareng wis dadi tak woco meneh kok jebule apik (begitu dah jadi aku baca lagi kok ternyata bagus)…. Hahahahahaha….. Ge’eR sitik ra popo to (Ge’eR dikit gak papa kan) ? Hihihihihihi….. Nuwun…πŸ˜€

  5. *ekspresi serius*
    saya cari2 wajah yang tak bermuka di gambar itu kok ga nemu ya bang, padahal sekarang saya dah berkacamata niy
    ——————

    Ada hal-hal yang bisa dilihat oleh banyak orang.., namun ada pula yang hanya bisa dilihat oleh orang-orang tercinta saja…. TabikπŸ˜‰

  6. Memang betul, kalau napas terakhir sudah berhembus, rumah (raga) barang pinjaman harus dikembalikan ke alam, tanpa muka (identitas/ ego).

    Siapa itu Mahendra? Siapa itu illuminationis? Jadi hal yang sama sekali tidak penting.

    Seandainya lebih banyak orang mengerti dan mau melepaskan diri dari kemelakatan pada identitas/ ego, bumi akan jadi tempat singgah yang lebih damai.
    ——————-

    Itulah yang disebut mati dalam hidupnya dan hidup dalam matinya…

    Tatwam Ashi (aku adalah kau, kau adalah aku)
    Bhinneka Tunggal Ika (beraneka namun satu)
    Tan Hana Dharma Mangrwa (tak ada kebenaran yang mendua)

    Tabik….πŸ˜‰

  7. konsep hidup para sufi “mati dalam hidupnya dan hidup dalam matinya”, kalau dalam tradisi Siddharta disebut “nibbana”

    Dalam dunia spiritual manusia ternyata universal, nothing lost in translation.😎
    ——————

    Jalan menuju kesempurnaan.., dari tiada kembali kepada tiada.. Moksa..πŸ™‚

  8. bumi mang makin tua dan rapuh tapi mengapa kita manusia malah sering merusaknya ,ya nda he he he ( lam kenal ajah yah )
    ——————–

    Salam kenal juga… Makasih dah mampir dan komentarnya…πŸ™‚

  9. Wah…Lagi bersufi-sufi rupanya kawan saya yang satu ini…
    ——————–

    Oooohhh gitu ya Mas…, padahal maksudnya gak gitu hloooo…. Hihihihihihi….. Tabik…πŸ™‚

  10. Habis sudah harapanku.

    Bertaubatlah pada Nya.
    Sempat atau tidak,
    khan ku upayakan
    ——————–

    Tak ada kata terlambat ketika kita melakukannya dengan kesadaran penuh dan keikhlasan hati. Tabik…πŸ™‚

  11. Mula-mula…
    “Suaraku lebih keras dari liang kubur”. (tan malaka)

    kemudian …
    “bagaimana menyelamatkan kehidupan kalau kau memilih kematian?” (kenshin himura)

    lantas,
    james hetfield pun bernyanyi …”nothing else matter..”
    ——————-

    Karya berbicara lebih lantang daripada kata…

    Kematian bukanlah pilihan.., seperti halnya kehidupan…

    ‘nothing else matter’…, karena semua sudah tersedia jawabannya…

    Thanks kawan….πŸ™‚

  12. ketika kehidupan tak lagi
    memberi kenyamanan dan kedamaian
    terkadang ku ingin segera
    pensiun dini sebagai
    penghuni jagad,
    sayang bekal pun blm cukup
    tuk menghadap padaNya πŸ˜‰
    ———————

    Masih ada tugas yang masih harus diselesaikan…, menciptakan kenyamanan dan kedamaian itu sendiri…. Tabik Bro…πŸ™‚

  13. katanya kiamat sudah dekat ya mas…
    makaya saya ngerjain PR dulu. laporan sudah diterima awardnya dan sudah dikerjakan PRnya…
    ——————

    Wakakakak…, jadi PRnya dah dibuat? OK…, aku tengokin ke rumahmu… Jangan lupa siapkan suguhannya… Hihihihihi…πŸ˜€

  14. Pas liat gambar n baca kata demi kata, jidat saya ngrenyit, cuma bisa bengong..
    Sesaat kemudian, saya sadar.. Lalu hanya bisa berkata, “ooohh…”
    ——————-

    “ooohh…”, satu kata sudah cukup untuk menjelaskan semuanya… Terima kasih untuk “ooohh…”-nya… Jangan bosen untuk memberi “ooohh…” pada tulisan saya yang lain… Hihihihihihi…..πŸ˜€

  15. nambah koment…itulah kelak kehancuran sebuah negara dengan keegoisan selama ini…dimana semua umat berbagai negara bersatu dalam menghancurkan negara kecil dengan keangkuhan dan kesombongannya…

    Semoga kelak kita selalu dalam keadaan beriman kepada-Nya
    ———————

    Bentuk keimanan tertinggi adalah keikhlasan… Tabik…πŸ™‚

  16. emmm emmmm….dulinan driji..sambil mikir…

    emmmm…pokoknya saya ngikut aja ama komennya kang seno pake aji dan kang suryaden…nurut sama dua sesepuh ituh

    *alibi kalo kehabisan kata kata

    asli puisinya keren (dan yg lbh penting bermakna)
    ——————-

    Waaaahhh…, wis bener.. Timbangane kuwalat… Wakakakak…. Matur nuwun sudah ditiliki dan komentarnya…πŸ™‚

  17. wehhh tenan po mas, wah yoi banget kuwi, diwaca karo Gung Yu?[fans berat Gung Yu, tuingg tuingg]. Kowe ki sakjane sopo je mas? [bertanya2 karo kukur dengkul]

    misteriusss crettt [halah!!!]

    tabiek
    senoaji
    ——————

    Tenan ikiiiii…., aku duwe soft copy-ne…

    Soal tulisanku diwoco opo ora.., aku yo ra ngerti… Hihihihihi…

    Mengko nek aku pas dolan nang Yogya, kowe tak kabari yo… Sisan kene ketemuan gegayengan wong telu karo Suryaden…

    Untuk sementara…, aku biarkan dikau untuk kukur-kukur dengkul sambil terus bertanya2 siapakah aku… Wkwkwkwkwk…. Gedubraakkk…πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s