Rehat


Ini bukan soal politik.

Cuma sekedar sebuah lintasan proses keseharian hidup.

Seringkali menjebak setiap orang pada sebuah sikap yang mekanis dan rutin.

Stagnasi pada posisi kritis yang tak mampu menghentikan kejenuhan waktu.

Kegalauan dan kegelisahan yang tidak terungkap.

Tak ada cukup kata yang bisa mewakili.

Ketika momentum seperti itu datang,

itu pertanda bahwa ada kebutuhan untuk mengambil jarak dari ruang persoalan.

Diperlukan kejernihan untuk melihat masalah dengan bebas tanpa syak wasangka.

Sekarang saatnya…

Entah berapa lama saat yang dibutuhkan.

Biarkan waktu yang menentukan.

Tak perlu ada kata perpisahan.

Karena perjumpaan dan perpisahan bukan urusan kita.

Maaf hanyalah kata.

Tindakan jauh lebih berarti ketimbang kata.

Advertisements

14 thoughts on “Rehat

  1. mau kemana kang hik hik hik hik memang klo hati dah jenuh ga bisa di apa-apakan kecuali mencari suasana baru biar fikiran kita jadi fres

  2. lagi-lagi pertamax bingung aku

  3. Kenapa kang?? lagi ada masalah??

    Ya udah dech met istirahat, semoga bisa menjadi lebih segar kembali dan nulis lagi ya 😛

  4. asal rehatnya nggak kelamaan aja…
    nanti kebablasan, masalahnya kepenaken…
    tapi lebih baik harus diungkapkan kepada orang yang kita percaya, siapa tahu bisa meringankan…
    kekekke…

  5. mohon dibeberkan kiat kiat agar kita kita tidak dibodohin pak! Cilaka kan dibodohin oleh orang orang bodo!

  6. wah , , postingannya di tunggu kang . menyegarkan pikiran . hehe .

  7. thewaskitas 27/01/2009 — 17:17

    ini puisi ato curhat 😀

  8. semoga jadi rehat yang baik, biar ntar balik bisa semangat menjalani hidup lagi *semangat ayo semangat*

  9. udah bang udaaaaah, jangan ngambeg gituuu, masak siy gara2 komenku terus ga mo nulis lagii. eiiiit, sok teuuuu :):):)

  10. selamat beristirahat. semoga damai di sana 🙂

  11. cari inspirasi mas?

  12. Terima kasih kepada semua kawan blogger yang masih mau tetap berkunjung di tengah ketidakhadiran saya.

    It means a lot…. 🙂

  13. jangan lama-lama rehat
    dan turun gunung,
    my bro 😦
    soalnya rakyat butuh
    pikiran2 cerdas saudaraku
    —————-

    Perlu energi, ruang dan waktu untuk membumikan pikiran agar tak cuma jadi sekumpulan kata tanpa makna… 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close