Analisis Dibalik Tragedi Mumbai


Ketika tulisan ini dibuat, proses penyanderaan sejumlah 40 orang berkebangsaan Inggris di Hotel Taj Mahal masih berlangsung. Tragedi Mumbai yang diwarnai pemboman dan penembakan di sekitar 10 titik kejadian oleh sejumlah orang bersenjata lengkap sungguh memukul wajah kemanusiaan. Belum ada satupun pihak yang mengaku bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Tak pelak lagi, issue terorisme yang telah mulai surut akan merebak kembali menenggelamkan euphoria kemenangan Barrack Obama sebagai presiden kulit berwarna pertama yang terpilih pada pemilihan Presiden Amerika yang baru lalu.

Obama presiden Amerika terpilih dari partai Demokrat belum lagi dilantik secara resmi, namun tragedi Mumbai jelas akan menjadi pekerjaan rumah pertama bagi kebijakan politik luar negeri pemerintahan Obama selain krisis finansial yang terjadi di Amerika serta dampaknya pada perekonomian dunia.

Dalam dunia politik setiap peristiwa yang terjadi tak pernah terjadi secara kebetulan, semua by design. Ini adalah sebuah postulat yang selalu digunakan untuk memotret setiap rangkaian peristiwa dan saling keterkaitan antar peristiwa yang terjadi dalam suatu pemetaan multi dimensional.

Tragedi Mumbai yang terjadi pada hari rabu, 26/11 malam kemarin, mengingatkan kita atas tragedi 11/9 2001 yang menghancurkan WTC di New York, Amerika Serikat. Penetapan waktu kejadian yang dipilih memperlihatkan keterkaitan antara dua peristiwa tersebut. Secara matematis, perbedaan angka bulan menunjukkan selisih 2, sementara perbedaan angka tahun menunjukkan selisih 7, dimana kelipatan keduanya yang berjumlah 14 menunjukkan selisih antara tanggal terjadinya kedua peristiwa tersebut yang berjumlah 15 dengan mempertimbangkan perbedaan selisih waktu akibat perbedaan letak geografis.

Dari perhitungan sederhana tersebut, terlihat indikasi awal adanya keterkaitan antara kedua peristiwa tersebut untuk memberi gambaran siapa yang bermain di belakang tragedi Mumbai. Peristiwa 11/9 2001 yang terjadi semasa George W Bush berkuasa nyata-nyata memberikan justifikasi dan legitimasi kepada pemerintahan Bush untuk melakukan invasi dengan mengerahkan pasukan dan persenjataannya ke Irak dan juga ke Afghanistan untuk menjarah ladang minyak dan penguasaan jalur pipa distribusi minyak atas nama perang terhadap terorisme.

Peristiwa lama yang perlu juga diingat kembali sebagai rujukan adalah peritiwa krisis Teluk Babi pada tahun 1962 dimana terjadi ketegangan politik antara Amerika dan Kuba dimana sekelompok anak muda Kuba dilatih kemiliteran oleh Amerika untuk kemudian digunakan menyerang Amerika. Sehingga tercipta opini yang memberikan justifikasi dan legitimasi kepada Amerika untuk melakukan serangan ke Kuba.

Pada konteks kekinian, dengan naiknya Obama sebagai presiden dari kubu Demokrat tentu akan membawa perubahan kebijakan politik terutama politik luar negeri Amerika yang tadinya dikuasai oleh Republik yang didukung oleh kartel minyak dimana keluarga Bush melalui Chevron terkait dengan keluarga Laden melalui Carlyle Group menjadi pemeran utamanya. Demokrat yang cenderung lebih humanis tidak menempatkan peperangan dan invasi sebagai piihan utama kebijakan politik luar negerinya.

Pilihan Mumbai sebagai locus delicti dari peristiwa yang terjadi, bukanlah sesuatu yang bersifat kebetulan. India salah satu negara industri berkembang selain Cina yang memperlihatkan pertumbuhan cukup pesat dalam perekonomian dunia bisa menjadi ancaman terhadap kemapanan yang selama ini dinikmati oleh Negara-negara maju termasuk Amerika Serikat. Selain itu kedekatan hubungan baik bilateral maupun multilateral antara India dengan Cina dan Rusia secara geopolitik mempengaruhi keseimbangan peta kawasan terkait dengan penguasaan jalur pipa distribusi minyak.

Dari berbagai gambaran diatas nampak terlihat bahwa pemerintahan baru Amerika dibawah Obama digiring secara paksa untuk mewarisi issue peperangan melawan terorisme demi keuntungan kartel minyak dengan alasan mengamankan investasi Amerika di luar negeri. Keuntungan yang lain dari terjadinya tragedi Mumbai adalah terbentuknya pengalihan opini pemberitaan mass media internasional atas krisis Wall Street yang berdampak buruk terhadap perekonomian dunia.

Secara geopolitik ini juga akan melemahkan aliansi Cina, Rusia dan India baik secara politik maupun ekonomi dengan menimbulkan kekacauan di kawasan tersebut untuk menciptakan instabilitas kawasan .

Tragedi Mumbai adalah bukti bahwa ada suatu virtual design dari kekuatan lama yang sedang bekerja untuk memaksakan terjadinya situasi dan kondisi yang status quo di tengah perubahan politik dan ekonomi dunia demi menjaga kelanggengan kekuasaan atas dunia.

Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui.

Advertisements

14 thoughts on “Analisis Dibalik Tragedi Mumbai

  1. Hancurkan India.. Allahuakkbar…allahuakbaaar…

    Hancurkan Eropa… Allahuakkbar…allahuakbaaar…

    *ngombe sek maneh…
    —————-

    Hati-hati kembung kebanyakan ngombe…. 😀

  2. teroris lagi, lagi-lagi teroris !!! seakan tiada habisnya. mati satu tumbuh seribu. Emang perbuatan orang2 yang sudah dicuci otaknya (pake rinso kalee)..
    ————–

    Fanatisme dan fundamentalisme hanya untuk mereka yang tak berakal dan kaum pecundang Masih banyak pilihan cara yang lebih cerdas dan bermartabat bagi orang-orang yang berjiwa besar dan berhati sabar. 😀

  3. harusnya judulnya, SEBUAH OPINI DIBALIK TRAGEDI MUMBAI
    ————–

    Terima kasih atas masukannya…. 😉

  4. Teroris sangat tidak berprikemanusiaan, hanya orang yang berhati IBLIS yang melakukannya.
    —————

    Mereka beriman tapi sayang mereka tidak berakal. Selalu ada tanda-tanda bagi orang-orang yang mau berpikir… 😉

  5. Jangan pernah beranggapan bahwa diri kita adalah yang terbaik, karna sesungguhnya orang yang berhati baik tidak pernah merasa dirinya terlihat baik. India … Kami turut berduka semoga kalian kuat hadapi cobaan dari Tuhan.
    —————-

    Orang yang tahu mana yang baik dan mana yang buruk, tidak berarti dia merasa adalah yang terbaik… 😉

  6. bingung fakta atau rekayasa…semoga manusia saling menyayangi dan mengasihi, memperebutkan dunia seakan tidak akan mati…dengan mengorbankan banyak manusia lain mati…dimanakah letaknya hati nurani wahai manusia penebar api neraka…bertaubatlah
    —————-

    Tak perlu bingung.. Tragedi Mumbai adalah fakta.., tapi juga sebuah hasil rekayasa.. Sudah saatnya kita menengok ke dalam diri untuk mencari kembali sisi-sisi kemanusiaan kita yang hilang. Semoga.. Amien.. 🙂

  7. Teroris? Kl emang rekayasa Amrik, pasti nuduh org islam lagi.
    ————–

    Seperti biasa…, ya begitulah Amerika… 😉

  8. kejahatan harus dibayar dengan kebaikan,manusia diciptakan untuk menebus kesalahan yang diperbuat dimasa lalu jadi tragedi mumbai biarlah menjadi urusan tuhan karena ini pastinya sudah diketahui sebelumnya olehnya,
    —————-

    Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Kesempurnaannya terletak pada kekuasaannya untuk menggunakan akal pikiran dan budi nuraninya dalam membuat pilihan sikap dan tindakan, kebaikan atau kejahatan.

    Tragedi Mumbai bukan urusan Tuhan. Urusan Tuhan hanyalah tentang hal-hal kebaikan, bukan tentang kejahatan. Tragedi Mumbai adalah kejahatan kemanusiaan.

    Tuhan menciptakan manusia. Namun manusialah yang menciptakan hitam putihnya sejarah. 😀

  9. permisi… kunjungan balik
    mo lihat para sandera…
    salam kenal
    ————-

    Salam kenal juga… Terimakasih sudah menyempatkan diri untuk bertandang. Tabik… 😀

  10. Jangan jauh-jauh ambil contohnya…

    Aktifitas kontra intelejen seperti ini pernah terjadi juga di Aceh, penyerangan Exxon oleh sekelompok orang yang tak dikenal. Upaya ini agar tentara bisa menjadi centengnya sehingga ada pendapatan di luar gaji, disamping itu alasan terbesarnya menciptakan kesan Aceh tdk aman, butuh centeng (militer) dan keberadaan mereka disana adalah “proyek, proyek dan proyek” proyek jendaral, proyek “gun runner” atau pedagang senjata gelap dsb, bukan begitu bung?
    ————-

    100% Setuju !!!!! 😉

  11. Saya setuju dengan kata by design, tapi ini direncanakan oleh siapa? dengan tujuan apa?

    oh iya, saya minta izin tulisan yang di posting ini untuk disalin..
    ————

    Siapa? dan apa tujuannya? Jawabannya ada di “Kehendak Tuhan ataukah Hidden Agenda Kegiatan Intelijen Kapitalisme Internasional” .

    Silakan dengan senang hati. Terima kasih sudah mampir dan meninggalkan komentar. 😀

  12. kalian salah paham
    —————

    Kami akan sangat senang jika anda bersedia meluruskan kesalahpahaman yang timbul… 🙂

  13. dan pada saat saya membaca tulisan ini sudah lupa-lupa ingat peristiwa itu. sebenarnya terror-terror tersebut adalah akibat ketidak puasan pembagian kue kekuasaan dan sebagian orang menyalahkan agama sebagai penyebabnya.
    ————–

    yang jelas… terorisme islam adalah buatan Amerika dan sekutunya untuk membuat islam nampak buruk sehingga memberi alasan kepada Amerika dan sekutunya untuk menyerang negara-negara islam dengan dalih terorisme padahal untuk menguasai kekayaan alamnya.

  14. lupa belom koment
    ————–

    terus opo komene??? (doh)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close