Pemilu 2009 yang baru saja dilaksanakan pada tanggal 9 April lalu menunjukkan adanya sejumlah peningkatan yang cukup signifikan. Beberapa temuan lapangan memberikan indikasi yang perlu menjadi catatan dalam Pemilu kali ini.
Beberapa hal diantaranya, terjadi peningkatan jumlah orang yang memilih untuk tidak memilih. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya krisis kepercayaan rakyat terhadap elit kekuasaan dan lemahnya kinerja dari lembaga tinggi Negara yang masih dipenuhi oleh polusi asap korupsi. Di sisi lain, banyaknya partai politik peserta Pemilu dengan visi dan misi yang tidak jelas bahkan menyesatkan juga makin menimbulkan banyaknya pilihan yang membingungkan untuk dipilih.


























