MERDEKA !!!

NaskahProklamasiTTKata-kata MERDEKA pernah menjadi begitu sakral dan mewarnai hari-hari awal perjalanan bangsa ini. Begitu banyak jargon, semboyan dan seruan yang menggemakan kata MERDEKA dalam berbagai bentuk dan kesempatan seperti antara lain, MERDEKA ATAOE MATI !, SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA !. Bahkan Preambule Undang-Undang Dasar 1945, dalam Alinea pertama kalimat pertama, secara tegas mencantumkan, “Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa…”.

Baca entri selengkapnya…..

Obrolan Ki Hajar Dewantoro-Paulo Freire, -Sebuah Cengkerama Khayali-

paulo_freire_chhhh_flickr_cckhdDi sebuah kedai kopi pojok jalan di sudut perkampungan kumuh kota Jelata, seperti biasanya, beberapa orang asyik berbincang sambil menikmati setiap sruputan kopinya masing-masing. Dua orang berjalan memasuki kedai kopi lalu duduk mengambil tempat di sudut. Setelah selesai memesan kopi, seorang dari mereka mulai membuka percakapan.

Baca entri selengkapnya…

Amok dan Anarkhi

Dalam English Dictionary Webster ada beberapa kata bahasa Indonesia yang diserap kedalam bahasa Inggris.

Orangutan -salah satu satwa primata yang harus dilindungi karena terancam punah akibat perdagangan illegal dan kerusakan hutan habitat tempat tinggalnya yang semakin lama semakin parah akibat dijarah oleh para kapitalis industrialis- misalnya, tidak hidup di Inggris dan memang cuma ada di Sumatera dan Kalimantan. Jadi wajar saja kalau kemudian kata tersebut diserap dalam bahasa Inggris. Baca entri selengkapnya »

Sembelit Award

Beberapa waktu yang lalu saya sempat terkena sembelit politik. Untungnya ada kang Suryaden yang bisa sedikit mencairkan ‘kebuntuan’ yang saya alami.

Baca entri selengkapnya »

Kekuatan Sebuah Komentar

friendshipAwalnya tulisan ini harusnya lebih dulu diposting sebelum tulisan “Sajak kangBoed…” Namun akhirnya diambil sebuah keputusan untuk memposting setelahnya. Bukan tanpa maksud melainkan menyengaja.

Adalah sebuah keniscayaan ketika sebuah komentar yang diberikan dengan sungguh-sungguh kepada sebuah tulisan di blog acapkali justru menstimulus lahirnya sebuah tulisan baru. “Sajak kangBoed” adalah sebuah bukti atas hal tersebut. Hal serupa ternyata juga pernah terjadi sebelumnya terhadap seorang sahabat. Baca entri selengkapnya »

Jadul dan Persahabatan

award-iloveaward-vespaMungkin memang akhir-akhir ini sedang musim award. Saling memberi dan bertukar award antar sesama blogger. Entah awalnya siapa yang memulai ide ini dan apa sesungguhnya maksud dibalik pemberian award. Sayapun tak tahu karena saya sendiri masih newbie, orang baru di dunia blogging.

Berbagai anggapan dan tanggapan muncul soal award. Ada juga yang bersikap sinikal terhadap pemberian award dengan mengatakan, “award2an dan tukeran link itu jadul!… itu hanya strategi naikin trafik dg cara yg tdk begitu cerdas…” Mungkin memang ada benarnya juga untuk blogger-blogger yang isi kepalanya cuma google page rank dan alexa rank. Baca entri selengkapnya »

Sajak kangBoed…

friendship__by_spadajKeasyikan merangkai kata merekayasa sebuah tulisan diiringi gemerecik suara rintik hujan tiba-tiba harus terhenti ketika ada suara sms masuk. “Wis tekan aku (Indonesia : Sudah sampai aku),” bunyi sms tersebut.

Kontan saja saya bergegas ke depan pintu rumah untuk memastikan siapa yang datang. Ternyata benar, di depan pintu pagar rumah, ditengah keremangan malam dan rintik hujan berdiri sepasang manusia berlainan jenis. Yang laki-laki bertopi dan berbadan tambun, sementara yang perempuan berkerudung. Baca entri selengkapnya »

3 in1

kindlyblogger2009award dari linatutorit friendship

Tanggal 29 Juni yang lalu adalah hari yang penuh surprise untuk saya. Surprise yang pertama datang dari sahabat saya pak Okta ‘CENYA95′ Kurniawan yang masuk ke komen box di postingan saya yang terakhir melalui pingback pada pukul 10.49. Baca entri selengkapnya »

AMANAT GALUNGGUNG PRABU GURU DARMASIKSA (Bagian 1 dari 4)

eastindies

Di tengah carut marutnya ekonomi dunia serta bertepatan dengan akan segera diselenggarakannya perhelatan demokrasi Pemilu 2009, perlu rasanya kita membawa memory kolektif untuk sejenak menengok kembali jauh ke masa silam. Masa dimana kemanusiaan masih diwarnai oleh kesejatian yang menjunjung tinggi dan memegang teguh nilai dan adab yang telah diwariskan oleh para karuhun dan pepunden. Baca entri selengkapnya »

ILLUMINATI

ILLUMINATI

illuminati

  • Diambil dari kata ‘Alumbrados’, sekelompok orang yang menyatakan telah menerima pengetahuan rahasia dari sumber yang lebih tinggi, sehingga mereka mempunyai kemampuan intelektual yang superior. Baca entri selengkapnya »

The Protocols of The Learned Elders of Zion –Protocols of Zion– (Protocol No. 24)

WORLD CONQUEST THROUGH WORLD JEWISH GOVERNMENT

THE PROTOCOLS
OF THE LEARNED ELDERS
OF ZION

PROTOCOL No. 24

1. I pass now to the method of confirming the dynastic roots of King David to the last strata of the earth. Baca entri selengkapnya »

The Protocols of The Learned Elders of Zion –Protocols of Zion– (Protocol No. 23)

WORLD CONQUEST THROUGH WORLD JEWISH GOVERNMENT

THE PROTOCOLS
OF THE LEARNED ELDERS
OF ZION

PROTOCOL No. 23

1. That the peoples may become accustomed to obedience it is necessary to inculcate lessons of humility and therefore to reduce the production of articles of luxury. By this we shall improve morals which have been debased by emulation in the sphere of luxury. Baca entri selengkapnya »

The Protocols of The Learned Elders of Zion –Protocols of Zion– (Protocol No. 22)

WORLD CONQUEST THROUGH WORLD JEWISH GOVERNMENT

THE PROTOCOLS
OF THE LEARNED ELDERS
OF ZION

PROTOCOL No. 22

1. In all that has so far been reported by me to you, I have endeavored to depict with care the secret of what is coming, of what is past, and of what is going on now, rushing into the flood of the great events coming already in the near future, the secret of our relations to the GOYIM and of financial operations. On this subject there remains still a little for me to add. Baca entri selengkapnya »

The Protocols of The Learned Elders of Zion –Protocols of Zion– (Protocol No. 20)

WORLD CONQUEST THROUGH WORLD JEWISH GOVERNMENT

THE PROTOCOLS
OF THE LEARNED ELDERS
OF ZION

PROTOCOL No. 20

1. To-day we shall touch upon the financial program, which I put off to the end of my report as being the most difficult, the crowning and the decisive point of our plans. Before entering upon it I will remind you that I have already spoken before by way of a hint when I said that the sum total of our actions is settled by the question of figures. Baca entri selengkapnya »

The Protocols of The Learned Elders of Zion –Protocols of Zion– (Who are the Elders?)

WORLD CONQUEST THROUGH WORLD JEWISH GOVERNMENT

THE PROTOCOLS
OF THE LEARNED ELDERS
OF ZION

WHO ARE THE ELDERS?

This is a secret which has not been revealed. They are the Hidden hand. They are not the “Board of Deputies” (the Jewish Parliament in England) or the “Universal Israelite Alliance” which sits in Paris. But the late Walter Rathenau of the Allgemeiner Electricitaets Gesellschaft has thrown a little light on the subject and doubtless he was in possession of their names, being, in all likelihood, one of the chief leaders himself. Baca entri selengkapnya »

Gender dan Kemanusiaan

“Zaman kalabendu iku koyo-koyo zaman kasukan, zaman kanikmatan donya, nanging zaman iku sabenere zaman ajur lan bubrahing donya.
Zaman kalabendu itu seperti jaman yang menyenangkan, jaman kenikmatan dunia, tetapi jaman itu sebenarnya jaman kehancuran dan berantakannya dunia.

(Petikan Jongko Joyoboyo)

Beberapa waktu terakhir ini ada sebuah wacana yang muncul mengepung ruang kesadaran pribadi dari berbagai arah. Bermula dari petualangan maya dari satu blog ke blog lain, dari satu website ke website yang lain, sampai berlanjut puncaknya tatkala hadir sebuah naskah pidato kebudayaan yang kesemuanya itu bicara tentang perempuan. Tentang diskriminasi, tentang ketidakadilan dan penindasan terhadap perempuan, manusia perempuan. Baca entri selengkapnya »

Kontestasi Ideologi dan ‘the end of ideology’

Membaca tulisan Dominggus Oktavianus yang berjudul “Krisis dan Kontestasi Ideologi” yang dimuat di www.mediabersama.com, Rabu, 12 Nopember 2008, membuat libido intelektual terangsang untuk melakukan senggama pemikiran.

Ada dua hal yang perlu dicermati dalam mencari cara pandang terbaik untuk benahi dunia dari kekacauan sistemik terkait dengan kontestasi ideologi. Pertama, ada hal yang lebih dulu perlu disepakati tentang krisis finansial sebagai momentum untuk melakukan kontestasi ideologi sebagai upaya problem solving atas carut marut yang menimpa dunia. Baca entri selengkapnya »

Egaliterian, Kesetaraan yang Tak Bebas Nilai

Beberapa hari yang lalu saya sempat terlibat diskusi kecil dengan salah seorang kawan soal tulisan saya yang baru selesai berjudul “Super Toy, Cerita Kegagalan dari Penggalan Konsep yang Tercecer.” Kawan itu sempat mengkritisi penggunaan kata ‘beliau’ dalam tulisan saya yang dianggap tidak egaliter. Menurutnya, kata ‘beliau’ lebih baik diganti dengan ‘dia’ karena lebih terkesan egaliter.

Baca entri selengkapnya »

Pelajaran di Mikrolet

Malam itu, waktu menunjukkan hampir pukul 12 malam. Mikrolet yang aku naiki masih berjalan pelan menyusuri jalan untuk memungut penumpang yang masih tersisa.

Tepat di sebuah tikungan jalan, kulihat ada serombonga orang menghentikan mikrolet yang kunaiki. Setelah mikrolet berhenti naiklah serombongan orang tersebut. Aku yang duduk di bagian belakang segera menggeser posisiku untuk memberi ruang duduk begitu tahu yang naik berjumlah lima orang. Baca entri selengkapnya »

Putri Indo………

Baru-baru ini diselenggarakan Kongres Bahasa Jawa (KBJ) IV di Semarang yang berlangsung dari 11-14 September 2006. Kongres yang telah dilaksanakan ke-empat kalinya ini memang dimaksudkan sebagai bagian dari upaya untuk melestarikan khazanah budaya yang ada di Indonesia.

Kongres yang bersifat nasional ini ternyata bergeser tarafnya menjadi ‘sedikit’ internasional dengan hadirnya delegasi yang terdiri dari orang-orang Jawa yang masih berbahasa jawa dari Negara Suriname. Suriname yang terletak di Amerika, sebagaimana juga kebanyakan Negara-negara di Amerika Selatan adalah eks jajahan Negara-negara Eropa termasuk Belanda. Baca entri selengkapnya »

Ketika Agama Menjadi Alat Politik

Paus Benediktus XVI pada kuliah umum di Universitas Regensburg, Bavaria, Jerman yang diselenggarakan selasa, 12 September lalu mengutip dialog yang terjadi antara Kaisar Byzantine Manuel II Paleologus dengan seorang Persia terpelajar yang terjadi di Ankara, Turki pada 1391. Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.