Membaca Perilaku Politik Rakyat

Terlepas dari carut marutnya penyelenggaraan Pemilu legislatif yang baru lalu, cukup menarik rasanya untuk melihat bagaimana kecenderungan perilaku rakyat pemilih dalam menentukan pilihannya. Setidaknya dari sedikit fenomena yang terlihat bisa ditelusuri apa sesungguhnya yang dijadikan pertimbangan ketika rakyat pemilih menjatuhkan pilihannya.

Baca entri selengkapnya…

Kampanye Damai ???

1081323746_cucampaign2Hampir satu bulan lebih (tepatnya 42 hari) vacuum dari aktifitas blogging terhitung sejak postingan terakhir per tanggal 6 Pebruari 2009.

Canggung rasanya entah harus dari mana memulainya. Untung ada sedikit bahan untuk dibuat postingan. Tanpa tengok kanan kiri, langsung ketik dan publish. Sesudah itu baru klik comments untuk melihat komentar-komentar yang belum sempat di-approve dan ditanggapi. Baca entri selengkapnya »

Pemilu, Mencari Kepemimpinan Alternatif ? (Bagian 2 dari 2)

Presiden RIPenyelenggaraan Pemilu yang akan segera dilaksanakan beberapa bulan mendatang nampaknya tinggal menunggu waktu saja.

Soal apakah Pemilu cuma Pseudo-Demokrasi, nampaknya tidak lagi penting. Apalagi ketika akhirnya Pemilu hanya menghasilkan kekuasaan dari uang, untuk uang dan oleh uang yang jelas-jelas antidemokrasi, nampaknya itu juga tidak lagi penting. Intinya, apapun hasilnya untuk rakyat, Pemilu harus jalan atas nama demokrasi.

Walaupun begitu, bagi mereka yang punya akal sehat dan budi nurani tentu akan diusik oleh sebuah pertanyaan yang muncul, “Kepemimpinan model apa yang lahir dari Pemilu sebagai sebuah proses demokrasi yang ternyata antidemokrasi?” Baca entri selengkapnya »

Pemilu, Pseudo-Democracy (bagian 1 dari 2)

logopemilu4
Menjelang Pemilu, wacana yang berkembang tentang siapa yang akan jadi Presiden makin marak dimana-mana. Berbagai fora dan ruang publik seperti terjajah oleh thema tentang siapa yang bakal naik jadi Presiden.

Dari hasil lawatan di dunia maya, fenomena ini juga kental terlihat di berbagai blog. Pro dan kontra dengan berbagai analisa pembenaran tentu disertakan sebagai bentuk dukung mendukung dan tolak menolak yang berbuah silang pendapat dengan ditingkahi oleh komentar-komentar yang seringkali berubah menjadi cacian yang tak bermartabat. Baca entri selengkapnya »

Reforma Agraria dan Rezim Orde Baru

Kelahiran Rezim Orde Baru yang dipanglimai oleh Soeharto setelah peristiwa Gestok 1965 sekaligus menengarai lahirnya kapitalisme kroni yang disemangati oleh corak pemerintahan otoritarian yang despotis, militeristik, represif dan opresif.

Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 662 pengikut lainnya.