Prita Mulyasari Bebas, Setelah Itu???

Berita dari tetangga mengabarkan bahwa majelis hakim membatalkan dakwaan JPU terhadap Prita Mulyasari. Ini menandai akhir kisah tragedi ketidakadilan hukum yang dilakukan negara terhadap warganya yang bernama Prita Mulyasari dengan happy ending.

Baca entri selengkapnya…

118 Tanggapan ke “Prita Mulyasari Bebas, Setelah Itu???”

  1. denyarelektrik Says:

    yesss!!! pertama!!!!

    sering kali kasus yang kita anggap selesai belum selesai ternyata. mungkin saat para blogger gak bercuap-cuap untuk membela ibu prita lagi, mereka akan balik menyerang kita.

    yang punya diut, yang kebal hukum!
    berontak! lawan!

  2. itempoeti Says:

    jangan terlena karena kemenangan semu… karena bukan Prita yang kita perjuangkan, melainkan keadilan itu sendiri… :)

  3. suryaden Says:

    khoe seng seng memiliki perspektif yang berbeda …., sayang kasus prita masih naik banding jadi belum bisa juga jadi semacam referensi…

  4. itempoeti Says:

    perspektif mungkin berbeda untuk kasus khoe seng seng, namun keadilan tetap harus ditegakkan. karena masih naik banding itulah kita jangan cepat berpuas diri. apalagi jika nanti sudah ada presiden terpilih. bisa berbalik ceritanya. :)

  5. andy.web.id Says:

    betul.. perjuangan masih panjang, kasus prita masih banding, urusan perdata juga belum selesai, kho seng seng tak jelas, juga kasus-kasus hukum lain belum tuntas… banyak hal malah dijadikan komoditas politik jelang pilpres, itu wajar… jadi, arah perjuangan harusnya bukan pada kasusnya, melainkan pada penegakan hukum…
    *gek rodho gelem mikir ki!, hihihi*

  6. itempoeti Says:

    kasus Prita adalah entry point buat rakyat untuk ikut terlibat dalam proses penegakan hukum. rakyat tak bisa begitu saja menyerahkan proses hukum ke tangan penyelenggara negara yang korup.

  7. andy.web.id Says:

    rodho gelem mikir wae mung sak mit.. (doh)… kasih advis dong supaya bisa enjoy mikir, dan bisa buat tulisan yang berbobot seperti di blog ini… (worship)

  8. itempoeti Says:

    (doh) heran aku… senengane kok merendah… aku takut kuwalat kalau ngasih advis aktifis LSM… (lmao)

  9. ami Says:

    waaaah parah bener aparat negeri ini, kalau pada akhirnya rs omni dimenangkan hanya karena email keluhan. gawat

  10. itempoeti Says:

    memang gawat!!! tidak hanya aparatusnya yg bermental korup, sistem hukumnya pun carut marut…

  11. Abdul Cholik Says:

    Semua pihak selayaknya bekerja secara profesional dengan dilandasai moral yang baik.tanpa itu maka semua akan menjadi bulan-bulanan.
    Salam,

  12. itempoeti Says:

    profesionalisme hanya bisa dibangun ketika ada kode etik profesi dan tata aturan hukum yang jelas. jika tidak, maka profesionalisme akan menjadi bulan-bulanan. salam juga…

  13. G Says:

    kita mesti tengok dari kasus2 sebelumnya… ini hanya tenggelam sementara, begitu banyak pihak mulai terlena..tiba2 ada kejutan baru. siapa yg punya uang dan kuasa, bisa menyusun skenario sesuka hatinya.

  14. itempoeti Says:

    yang parah…, masyarakat kita mudah terkena amnesia sehingga selalu saja terulang kembali kasus yang sama tanpa pernah belajar dari kasus2 sebelumnya…

  15. cebong ipiet Says:

    Diposting dengan remote publish melalui openoffice writer, OS ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope.

    ———-
    apik ikine… hehehe (komen ra nyambung, ki di kwethaki po ra yho?)

    ya begitulah (ketoro kenthekan kata kata nek wes ngetik ky ngene ki)

    kami rakyat kecil, yg berusaha nyari makan sendiri, malah di jegal hukum :(
    kalo ndak bisa ngasi makan mbok ya jangan mematikan mata pencaharian orang tho poro keparat aparat ki

    malah curhat

  16. itempoeti Says:

    malahan.., sing dikomentari kok malah sing kuwi… (doh)

    sudah jatuh…, tertimpa tangga pula… sudah miskin…, ditindas pula…

  17. Endar Says:

    Mari bersama sama menegakan keadilan. Dikomen menggunakan opera mini

  18. itempoeti Says:

    jiyakakakakak… komennya mini soalnya pakai opera mini… (lmao)

  19. nomercy Says:

    memang masih ada beberapa kasus lagi yang dihubungkan dengan penggunaan pasal 27 UU ITE …
    namun dengan pernyataan hakim sidang bu Prita bahwa penggunaan undang-undang tersebut yang baru bisa aktif tahun depan maka seharusnya tidak ada lagi kasus di tahun ini sebagai kasus yang melibatkan pasal tersebut …
    hukum tetaplah hukum … tidak harus ada diskriminasi, baik dalam bentuk apapun …
    tetapi kita juga masih ada beberapa peraturan dan undang-undang menyangkut penghinaan atau pencemaran nama baik … pada intinya pasal-pasal mengenai hal ini terkadang terlalu absurb dan seringkali disalahgunakan … harus tetap diawasi dengan hati-hati …

  20. itempoeti Says:

    menjadi tugas kita semua untuk ikut terlibat aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. proses penegakan hukum tidak bisa dipercayakan hanya kepada penyelenggara negara yang korup…

  21. yang-kung Says:

    Di negeri antah berantah tak mungkin ada keadilan yang sejati,petugas penegak hukumnya masih terikat materi dan penguasa.Dalam ambil keputusan selalu “abu-abu”
    Yang dijadikan pedoman KUHP=Kasih Uang Habis Perkara,dan UUD=Ujung Ujungnya Duit.

    Mari kita pilih pemimpin yang tegas punya visi yang jelas,loyal pada NKRI dan tidak abu2 seperti sekarang ini.

  22. itempoeti Says:

    selain kita pilih pemimpin yang tegas punya visi yang jelas,loyal pada NKRI dan tidak abu2 seperti sekarang ini, kita bersama-sama saling bahu membahu ikut menegakkan proses penegakkan hukum. sekumpulan lidi yang terikat kuat dapat menyapu dan membersihkan kotoran di halaman rumah kita.

  23. kontes blog Says:

    mohon maaf ya kalao OOT, mau bagi info nie. ikutan kontes review alnect computer yuk. mayan lo berhadiah laptop, netbook, digicam, modem HSPDA, dan ratusan flashdisk.

  24. itempoeti Says:

    terima kasih… saya sudah wakilkan keikutsertaan saya pada beliau yang satu ini.

  25. marsudiyanto Says:

    Yg lebih menderita dari derita Bu Prita masih ribuan…

  26. itempoeti Says:

    dan kita harus melakukan sesuatu agar tidak semakin bertambah ribuan lagi yang lebih menderita…

  27. superaman Says:

    perjuangan masih panjang..
    ayo kita berjuang bersama-sama..

  28. artvisualizer Says:

    keadilan adalah diatas segalanya.. hohoho

  29. itempoeti Says:

    kesejahteraan tanpa keadilan = eksploitasi

  30. Sawali Tuhusetya Says:

    syukurlah kalau majelis hukum yang menangani kasus prita masih memiliki nurani sehingga benar2 sanggup menghunuskan pedang keadilan, meski jaksa penuntut umum masih merasa “dendam” kepada prita. kasus2 semacam ini bisa jadi akan terus berulang. meski suara kita sering tak diperhitungkan, bersuara itu akan lebih baik ketimbang diam dan membiarkan diri tergilas oleh roda peradaban. mari, kita satukan kekuatan utk melawan kezaliman.

  31. itempoeti Says:

    nilai bukan pada hasil…, tapi perjuangan itu sendiri yang memberi nilai… nilai kemanusiaan…

  32. luvie Says:

    bener juga sih.. kasus Khoe Seng Seng emang kurang mendapat perhatian dari masyarakat (di banding kasus prita) ada apakah? karena etnis? atau karena kasusnya kurang mendapat simpatik karena ini kasusnya adalah kasus bisnis? atau karena kasus prita menjadi seperti perwakilan masyarakat yang sering di perlakukan sewenang-wenang oleh oknum Rumah sakit dan para dokter yang “arogan”??

    entah.. :)

  33. itempoeti Says:

    mungkin masalah kesehatan…, memang masalah yang urgen untuk segera mendapat perhatian dari penyelenggara negara… ini masalah nyawa…

  34. Pradna Says:

    perjuangan tidak bakal berhenti selama masih ada bibit angkara murka di dunia… (kebanyakan nonton wayang)

    pokonya, terus berjuang. Ini yang bikin hidup lebih hidup.

  35. itempoeti Says:

    SETUJU!!! bikin hidup lebih hidup… (kok kayak iklan rokok???) (lmao)

  36. maskuncoro Says:

    Akhirnya bebas juga. Rupanya kebenaran masih dihargai di negeri ini… :)

  37. itempoeti Says:

    kebenaran akan dihargai jika diperjuangkan oleh kita bersama… anda, saya, kita semua…

  38. lelaki aneh Says:

    setelah itu semoga gak ada prita2 yang lain, hehehehehheee

    come to speak up!!!!!!!!!!!!

  39. itempoeti Says:

    yES… sPEAK uP !!! fOR tHE tRUTH !!!

  40. KangBoed Says:

    Hmm.. Bangkitkan Jati Diri manusia.. Kembalikan Hati Nurani..
    Salam Sayang

  41. itempoeti Says:

    SETUJU !!! MARI !!!

  42. JAUHDIMATA Says:

    subtansi gerakan BEBASKAN PRITA menurut saya adalah penegakan hukum dengan adil.
    Jangan terlena..!!
    masih banyak yang menunggu untuk mendapat pembelaan.

  43. itempoeti Says:

    kita tidak hanya berjuang untuk Prita…, tapi untuk keadilan itu sendiri… masih banyak kerja2 kemanusiaan yang menunggu kita…

  44. ariosaja Says:

    Setelah kasus ini, semoga tidak ada lagi kasus yang serupa karena kebebasan berpendapat adalah hak asasi manusia

  45. itempoeti Says:

    tak cukup dengan berharap… tapi juga harus diperjuangkan agar tidak terulang kembali…

  46. Stop Dreaming Start Action Says:

    Kondisi di negeri ini memang bener2 udah kritis kang?

  47. itempoeti Says:

    yaaa…, kita sedang di posisi titik nadir terendah dalam proses berbangsa dan bernegara…

  48. Fietria Says:

    Seandainya kasus Prita tidak muncul pada saat kampanye, mungkin Prita masih ditahan sampai sekarang.
    Saat kampanye, masing-masing capres dan cawapres berlomba-lomba memperhatikan nasib rakyat. Tapi ketika terpilih, jangankan membantu kesulitan rakyat mengunjungi rakyat saja tidak dilakukan.
    Yang pasti masyarakat sudah sangat cerdas dalam memilih pemimpin sehingga akhirnya banyak yang memilih golput.

  49. itempoeti Says:

    GOLPUT adalah pilihan yang paling cerdas saat ini…

  50. raffaell Says:

    Bravo, keren keren, semoga blogger bisa membawa pengaruh baik untuk bangsa

  51. itempoeti Says:

    blogger juga harus punya komitmen untuk bangsa dan negara ini… komitmen untuk membawa kemajuan…

  52. tuyi Says:

    wah selamat deh buat Bu Prita…
    akhirnya bebas juga…..

  53. itempoeti Says:

    Prita memang sudah selamat dari jeratan hukum…, tapi rakyat belum…

  54. Nanda Says:

    Kata artikel politikana disini, Amnesty INternasional pun mencatat bahwa ada 32 orang ditahan karena mengekspresikan pendapat secara damai..

    Eh, asik tu kalo postingan di atas ditulis di politikana juga..

  55. itempoeti Says:

    dengan senang hati… silakan aja kalau mau di copy paste ataupun di pingback…

  56. WANDI thok Says:

    Kabare bu Prita malah layak masuk Kasak Kusuk kiye yo mas? :D

  57. itempoeti Says:

    hlaaa piye ngono kuwi??? hehehehehe… :D

  58. omagus Says:

    tapi paling tidak ada sebuah pembelajaran buat bangsa ini.
    dan walaupun terkadang kejadian-kejadian seperti ini di manfaatkan oleh sebagian oknum lain untuk mencari keuntungan.

  59. itempoeti Says:

    mencari keuntungan tanpa merugikan orang lain, tentu bukanlah hal yang salah… yang soal seringkali keuntungan diperoleh justru dengan merugikan orang lain…

    pembelajaran terpenting dari kasus Prita adalah ternyata kita -rakyat- mampu melawan ketidakadilan ketika kita bersatu.

  60. mbah sangkil Says:

    Keadilan tidak lagi ada di tempat dimana keadilan itu di dapatkan, keadilan sekarang ada di kantong2 orang berduit

  61. itempoeti Says:

    jangan sampai rakyat harus menjarah kantong2 orang berduit untuk mendapatkan keadilan… :D

  62. boyin Says:

    Ibu Prita memang diselamatkan oleh timing yan tepat…apapun itu uang dan kekuasaan masih mencengkram negara kita, tapi setidak tidaknya kita masih bersyukur akan kebebasan pers yang menguak kasus ini.

  63. itempoeti Says:

    kebebasan pers dan yang utama kekuatan dari solidaritas para blogger… :D

  64. celetukansegar Says:

    Lihat beritanya di Kasus Prita Akhirnya Disemprit!

    Hukum memang masih lemah di negeri ini dan masih menjadi komoditi yang diperdagangkan.

  65. itempoeti Says:

    akhirnya keadilan hanya milik mereka yang berduit…

  66. Rusli Zainal Sang Visioner Says:

    Yang jelas belajar, iyo ra?

  67. itempoeti Says:

    belajar agar tahu bahwa keadilan tidak bisa diserahkan hanya kepada para elit politik dan aparat hukum yang korup, tapi harus kita perjuangkan bersama-sama…

  68. meylya Says:

    emangnya penegak hukum dinegeri ini masih punya hati?????

  69. itempoeti Says:

    gak punyaaaaa…

  70. suklowor Says:

    iya mas aku juga curiga, apa lagi pihak OMNI masih mau banding kan? jangan-jangan ini ngerem isu, ntar abis pemilu di munculkan lagi.. wah repot

  71. itempoeti Says:

    memang begitu nampaknya… rakyat kecil cuma jadi komoditi politik…

  72. Abdul Cholik Says:

    Dengan bangga saya persembahkan “Bertuah Award 2009″ kepada Bapak.Mohon di lihat di blog saya.Terima kasih dan selamat berkarya.Salam

  73. itempoeti Says:

    waaaahhhh… terima kasih Pak… kok jadi repot2… besok2 dikasih duren juga ga papa kok… wakakakakak… :D

  74. kopral cepot Says:

    Ada dogma yang dibangun sejak dlu atas nama “kesadaran hukum” bahwa masyarakat/rakyat “jangan main hakim sendiri” atawa “serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang krn negara ini negara hukum”… sehingga sebuah penghakiman oleh masyarakat/rakyat menjadi suatu kesalahan sbg pertanda “tidak sadar hukum”. Di masyarakat secara klasik penghakiman terjadi dengan caranya sendiri, misal jika ada seorang pencuri ketangkap.. maka rame-rame masyarakat memukuli, mengarak di jalan dll… tentu cara ini menjadi tidak etis.

    Dunia maya telah memberikan “kesadaran hukum” dengan caranya tersendiri.. memberikan tekanan kepada pihak yang disebut sebagai “yang berwajib” aparat pemerintah ataupun pelaku pelanggaran hukum. Si Omni yang tertangkap bertindak “mencuri” hak berpendapat .. maka masyarakat maya rame-rame “memukuli dengan kata”….. mengarak di jalan hukum dll.

    Sebuah pertanyaan “atas nama kesadaran hukum”, apakah yang dimaksud masyarakat sadar hukum artinya masyarakat yang memberikan 100% kepercayaan pada “aparat penegak hukum” ???

    Jika kita sadar hukum, punya pandangan bahwa negara ini negara hukum… benarkah sikap yg musti di kembangkan sebatas “taat hukum”?

    Ketika hukum masuk pada ranah politik, ketika hakim mengetuk palu tidak atas nama keadilan? maka dimanakah posisi masyarakat/rakyat?

    BANGKIT MELAWAN DEMI MASA DEPAN !!!
    ATAU DIAM, MATI DIGILAS OLEH RODA SEJARAH !!!

  75. itempoeti Says:

    amat sangat sungguh-sungguh sepenuhnya setuju dengan pendapat di atas… :D

    BANGKIT MELAWAN DEMI MASA DEPAN !!!
    ATAU DIAM, MATI DIGILAS OLEH RODA SEJARAH !!!

  76. uke poet Says:

    ngomongin ini ndak ada habis2nya yah. roda sejarah terus berputar dan kejadian terus terulang kembali. mungkin memang kita menderita amnesia permanen.
    dan mbak prita harus bersyukur bahwa kejadian yg dialaminya kebarengan dengan kampanye para capres dan berkat gembar-gembor media akhirnya para capres berlomba turun tangan.
    Masalah KSS (hehe disingkat namanya nih), mungkin menunggu capres dari etnis yg sama baru ditangani.

  77. itempoeti Says:

    “setiap warganegara sama posisi dan haknya di hadapan hukum” itu apa artinya ya?
    yaaa… Prita memang lebih beruntung…, diuntungkan oleh pilpres, selain juga karena tekanan publik dari para blogger seluruh Indonesia…

  78. ~noe~ Says:

    kabarnya bu prita mau menuntut balik dan kabarnya juga dia menjadi jurkam atau tim sukses megapro. wah kalo sudah begini diriku ndak ikut2an lagi.
    bagaimana cara para blogger bisa fokus ke khoe seng seng?

  79. itempoeti Says:

    sejak awal yang kita perjuangkan memang bukan Prita…, tapi keadilan itu sendiri…
    soal kemudian Prita mau jadi jurkam (jurusan kampung melayu) atau jurpol (jurusan pulo gadung) itu hak politik dia dan gak ada urusannya dengan kita. masih banyak kasus2 lain yg bisa kita perjuangkan bersama…

  80. galuharya Says:

    prita menjadi media pencitraan nama baik kandidat itu kang,

    aku yakin yen masalahe ora di tengah pilpres mesti berlarut-larut

    semprul

  81. itempoeti Says:

    yaaa memang begitu adanya Kang… piye kabare? kok suwe ra ketok?

  82. lilliperry Says:

    bukan masalah prita atau kho seng-sengnya..

    tapi masalah hukum dan sistem di negara ini yang harus kita perjelas..

  83. itempoeti Says:

    setuju beraaaattttt…. !!!

  84. Kulitintacetak Says:

    wuih seru nih … kebenaran harus kita tegakkan

    Salam kenal

  85. itempoeti Says:

    hloooohhhh… yang seru apanya? wakakakakak… :D
    salam kenal juga…

  86. Winny Kwee Says:

    Didalam kasus yang sama dengan KSS, tidak hanya satu tapi tiga etnis cina yang akan ditekan habis oleh konglemerat yang juga sama dari etnis cina. (jeruk kog makan jeruk). Salah satu sudah diputus di Jakarta Selatan, dengan putusan yang Menang yang Bayar, bukan yang Menang yang Benar. Disini kita semua akan bereskan motto yang ada dipengadilan selama ini yaitu “KEADILAN BAGI YANG BAYAR” menjadi “KEADILAN BAGI YANG BENAR”.
    Besok sidang pembacaan “Duplik” oleh KSS di pengadilan Negeri Jakarta Timur jam 10 pagi. Mohon dipantau. Kami tidak akan menang tanpa adanya dukungan dari kawan-kawan semua.

    Ingat bukan Prita atau KSS yang kita perangi sekarang ini, tetapi “TEGAKKAN KEADILAN, JANGAN RAKYAT KECIL TERUS DITEKAN KARENA KEADILAN HANYA UNTUK YANG MAMPU BAYAR”

  87. itempoeti Says:

    hanya ada satu kata… LAWAN!!!

    BANGKIT MELAWAN DEMI MASA DEPAN !!!
    ATAU DIAM, MATI DIGILAS OLEH RODA SEJARAH !!!

  88. suwung Says:

    ayoooo suarakan kebenaran

  89. KangBoed Says:

    SETUJU.. SETUJU.. SETUJUUUUUUU..
    Salam Sayang

  90. itempoeti Says:

    mantaaaabbbb… dah dapet persetujuan dari KangBoed… makin semangat!!!

  91. artasastra.com Says:

    Wew..
    Jadi ada kemungkinan..
    Hasil peradilan prita..
    Juga berbau politis ya..
    Hmm.. ;)

  92. itempoeti Says:

    sangat… sangat… amat sangat… ;)

  93. azaxs Says:

    kalo kasus ini berlarut2 akan menjadi residen buruk dan semakin buruk sistem peradilan indonesia..

    Ditambah kasus Khoe Seng Seng dan ada kabar terbaru pencemaran nama baik lewat facebook.. kayae indonesia semakin gelap.. tidak ada ruang mengutarakan pendapat.. saatnya para blogger masuk penjara.. (doh)

  94. itempoeti Says:

    sekalian aja semua blogger bikin keluhan terbuka… dijamin pasti penjaranya gak bisa nampung… wakakakak… :D

  95. itempoeti Says:

    yoooo…. siiiipppp dilanjut…. :D

  96. geRrilyawan Says:

    capek juga kalau semua hal ternyata ada udang di balik batunya….krisis kepercayaan nih saya.
    khoe seng seng memang sial, karena kasusnya mirip dan berdekatan dengan prita mulyasari. kasihan…
    begini deh kalau suatu kasus cuma buat komoditi politik…gampang terlupa atau terlewat.

  97. itempoeti Says:

    memang perlu kesabaran, determinasi dan konsistensi yang tinggi untuk memperjuangkan keadilan. kalau yang diperjuangkan hanya pada kasusnya, kita akan terjebak pada permainan politik sesaat.

  98. chikal Says:

    ada award tuuh om..

  99. itempoeti Says:

    OMG!!! dalam 1 minggu dapet 3 award!!!
    terima kasih ya Sob untuk awardnya…
    menjura… :D

  100. D3pd Says:

    Bohh…saya selalu siap mendukung beliau teman…^_^…V salam D3pd

  101. itempoeti Says:

    mari kita dukung perjuangan untuk keadilan… :D

  102. KangBoed Says:

    HUUUWAAKAKAKAK.. SORRY BOSSS SAYA SALAH KETIK NOMER HP.. HEHEHE.. MAAP YAAA.. NANTI SORE SAYA TELPON YAAAAAA…
    SALAM SAYANG

  103. itempoeti Says:

    pantessss… kok tulalit… wadoooohhhh… padahal dah pengin ketemu… :)

  104. cebong ipiet Says:

    mas, diriku ndak ngerti yg dirimu tanyakan di imel itu
    lah trus tanyak temenku kan yho, malah jawabe jare templet e ndak support
    *alibi wi paling ya areke ndak mudeng y*

  105. itempoeti Says:

    ra mudeng kok berjamaah… piye jal? yo wis matur nuwun mbakyu… :)

  106. haris Says:

    yg penting adalah terus mempertahankan kewaspadaan kita semua terhadap kasus2 pemberangusan kebebasan berpendapat semacam itu!

  107. itempoeti Says:

    kewaspadaan dan konsistensi untuk memperjuangkan keadilan… :D

  108. chikal Says:

    klo mang masih ada yang ga terima di kritik ya mendingan mati aja tuh orang.. masa di kritik demi kemajuannya sendiri ga terima dasar egois… yo kita makan kritik (eh salah makan kripik bil ngupi) heheheheheee….

  109. itempoeti Says:

    kalau udah merasa paling hebat biasanya begitu…
    setuju banget.., yg enak makan kritik sambil ngupil…
    halaaaahhhh… jadi ikut2an salah… kripik sambil ngupi… wakakakakak… :D

  110. WANDI thok Says:

    Alhamdulillah kawan, sebuah kabar yang baik, semoga tidak ada korban berikutnya.

  111. itempoeti Says:

    Mari kita perjuangkan bersama agar hal-hal seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari… :)

  112. 3 in1 « itempoeti Says:

    [...] Terkini WANDI thok di Prita Mulyasari Bebas, Setelah… itempoeti di Prita Mulyasari Bebas, Setelah… chikal di Prita Mulyasari Bebas, [...]

  113. bundadontworry Says:

    jadi, kapan dong yg namanya keadilan benar2 ada dan ditegakkan.
    tanpa uang dan kekuasaan.
    duuu….hh negeriku, yg didlm negeri blm bisa dibereskan,
    gmana dg warga kita yg diluar negeri (TKI misalnya).
    oh ya mas, sekalian ijin, boleh ya saya ‘pajang’ linknya di ‘rumah’ ku.
    terima kasih.
    salam.

  114. itempoeti Says:

    kalau pertanyaanya, “kapan?”
    maka jawabnya, “ketika budi nurani kemanusiaan sudah bersemayam kembali di sanubari para anak bangsa…”

    silakan mbak.., jika ingin di-link… sebuah kehormatan untuk saya… terima kasih…


Tinggalkan Balasan